Mengganti ROM Lenovo A706 ke HiMax Slim

Setelah beberapa waktu lalu saya memakai LeWa OS sebagai custom ROM Lenovo A706 saya, ternyata ada beberapa kelemahan yang sulit untuk saya perbaiki. Maka dari itu saya mencoba lagi ROM lain, yakni HiMax Slim.

Seperti namanya, ROM ini berbasis dari ROM HiMax Slim yang spesifikasinya sangat mirip dengan Lenovo A706. Saya pernah membahas ROM ini di artikel sebelumnya tentang ROM Lenovo A706 selain MIUI. Jika anda masih ingin tahu, ini saya tambah dengan screenshot asli dari ponsel saya.

Custom ROM Lenovo A706: Himax Slim Red

Custom ROM Lenovo A706: Himax Slim Red

Cara mengganti ROM Lenovo A706 ke HiMax Sense

Buat anda yang sudah terbiasa ganti ROM, tentu saja tidak akan ada masalah mengenai bagaimana cara mengganti ROM Lenovo A706, bukan? Tetapi bagi anda yang baru pertama kali, mungkin ini bisa menjadi masalah besar. Sebenarnya langkahnya sangat sederhana, hanya saja butuh ketelitian. Caranya sebagai berikut:

  • Download dulu ROM HiMax Sense yang sudah saya amankan disini: http://go.hanyalewat.science/6562006/himax-slimred-a706.zip
  • Ukuran file diatas sekitar 200 MB. Setelah download, masukkan file tersebut di internal storage Lenovo A706 anda. Bagian ini pasti anda sudah tahu, kan?
  • Untuk anda yang sudah pernah melakukan rooting Lenovo A706 menggunakan artikel yang saya buat, pasti masih punya file ADB kan? Jika tidak, silahkan download sini: http://go.hanyalewat.science/6562006/root-a706.zip
  • Gunakan cara untuk masuk CWM tanpa menginstallnya dengan teknik yang saya bahas dalam cara rooting A706. Baca kembali artikel tersebut. 🙂
  • Lakukan Wipe Data dan Wipe Cache. Setelah itu lakukan Install from SDCard dan pilih file HiMax yang sudah anda download.
  • Tunggu hingga kembali ke menu CWM, lalu pilih reboot system. Jika handset anda tampak “freeze” tidak segera reboot, biarkan saja. Tunggu sampai reboot sendiri, kurang lebih 5 menit.

Voila! Lenovo A706 anda sekarang sudah menggunakan ROM HiMax Slim. Menurut saya, tidak ada perbedaan signifikan antara ROM ini dengan ROM bawaan dari Lenovo. Sejauh ini saya masih belum menemukan apa kelemahan dari ROM ini. Semuanya bekerja seperti yang seharusnya. Nanti, jika saya menemukannya, akan saya bikin satu artikel khusus mengenai hal itu, atau mungkin anda sudah menemukan kelemahan ROM ini? Mari kita berbagi lewat form comment dibawah ini.

Artikel ini diterbitkan pada

Seorang yang percaya hari akhir dan mencari Tuhan melalui ilmu pengetahuan. Mengerti PHP, Wordpress dan Linux. Namun masih saja menggunakan Windows 10 sebagai sistem operasi utama. Mau tanya apa saja atau bahkan curhat sama penulis ini, hubungi saja melalui formulir kontak disini. Pasti dibalas, kok!

Ada 2 pendapat pembaca

Dibawah ini adalah pendapat yang dikirimkan pembaca atas artikel ini. Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara bebas, anda boleh menulis apa saja asal mampu mempertanggungjawabkannya. Kami menerima kritik dan saran namun tidak menerima caci maki. Hidup cuma sekali, jangan sia-siakan hanya untuk menyakiti hati orang lain.

  1. Rza:

    Klo charging kok gak bisa mati ya gan hp nya. Apa mmg bgtu dr sono nya? Trims

    • Iwan Restiono:

      Iya gan, kalo pake selain custom ROM, charging ga bisa dimatiin. Kalo dimatiin trus dicharge, pasti hidup lagi. 😀

Kirim pendapat

Disclaimer: Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan Hanya Lewat. Redaksi berhak menyunting atau menghapus kata-kata yang berbau narsisme, promosi, spam, pelecehan, intimidasi dan kebencian terhadap suatu golongan.